ADUIN 2020 membawa tema “Rati Maya”. Rati Maya merupakan gabungan dari dua kata, yakni “Rati” dan “Maya”. Kedua kata tersebut berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki makna Bayangan Indah. Bayangan indah diartikan sebagai hasil dari imajinasi. Imajinasi disini dapat dipersepsikan menjadi dua sudut pandang, yakni negatif dan positif.

Salah satu bentuk imajinasi negatif muncul dalam bentuk fantasi seksualitas. Dalam praktiknya fantasi seksual bisa dilakukan oleh siapa saja baik laki-laki maupun perempuan. Fantasi seksual menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kekerasan seksual (sexual abuse) seperti pelecehan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, dan lain-lain.

Data dari Komnas Perempuan menyebutkan angka kekerasan seksual dari tahun 2007 hingga tahun 2018 terus mengalami peningkatan, khususnya pada tiga tahun terakhir. Di tahun 2016 tercatat sebesar 259.150, tahun 2017 sebesar 348.446, dan pada tahun 2018 sebesar 406.178. Berdasarkan data tersebut kasus kekerasan seksual umumnya banyak terjadi kepada perempuan, namun tidak memungkiri juga terjadi kepada laki-laki. Romeo Villety, Ph.D. seorang pakar psikologi dari New York University mengatakan bahwa laki-laki yang kurang/tidak menunjukkan sisi maskulinitasnya akan lebih rentan terhadap pelecehan seksual.

Berangkat dari hal tersebut, ADUIN 2020 ingin mengajak masyarakat, khususnya kaum muda, untuk menyadari akan eksistensi sexual harrasment yang ada di masyarakat, serta mampu mengurangi jumlah aksi sexual harassment di masyarakat melalui tindakan pencegahan, misalnya saja lewat dunia kreatif. ADUIN 2020 sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan kreatif mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga untuk membuat acara yang edukatif, informatif, menarik, dan juga menghibur. ADUIN 2020 berusaha menyampaikan pesan secara efektif untuk mencakup masyarakat umum, khususnya remaja dan mahasiswa.

Kantor Sekretariat ADUIN 2020

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga

  • Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281

Copyright © ADUINFEST 2020 | Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Scroll Up